Sabtu, 14 Februari 2015

Bunga Bangsa


Semilir angin menghentakkan jiwa
Kabar duka menghalau negeri
Sesosok bunga kini telah gugur
Meninggalkan ranting-ranting kering


Masih kukenang harumnya bunga itu
Masih kukenang indahnya bunga itu
Masih kukenang mekarnya bunga itu
Yang slalu tersenyum memberi semangat untuk anak negri

Kaulah bunga bangsa yang ikhlas mendidik kami
Meski dengan tubuh terbaring lemas
Kau tak pernah mengeluh memberikan ilmu untuk kami
Sehingga kami menjadi penerus bangsa yang sejati

Dalam kekuranganmu
Kau mampu pancarkan keajaiban
Yang membuatmu harum semerbak
Menyebar ke pelantaran negri ini
  
Sungguh banyak orang yang malu melihat pengabdianmu
Melihat perjuanganmu menuntun anak negri
Tanpa mengharap pamrih
Atau pujian sematapun kau tak pernah mengharapkannya

Semoga Tuhan memberimu jalan terbaik
Untuk menapaki jalan surga
Disini kami titipkan rindu untukmu
Bunga bangsa yang slalu semerbak sampai penghujung negri.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar