Sabtu, 01 November 2014

Linguistik dan Subdisiplinnya


A.     PENGERTIAN LINGUISTIK

Pengertian linguistik menurut kamus Pringgodigdo dan Hassan Shadily, 1997 : (633-634) menjelaskan linguistik adalah “penelaah-an bahasa secara ilmu pengetahuan. Tujuan utama ialah mempelajari suatu bahasa secara deskriptif. Mempelajari bahasa berdasarkan sejarah atau ilmu perbandingan bahasa berarti mempelajari hubungan satu bahasa dengan bahasa lainnya. 


B .  LINGUISTIK DILIHAT DARI PEMBIDANGANNYA

1.Linguistik Umum 
Linguistik umum adalah linguistik yang berusaha mengkaji kaidah-kaidah  bahasa secara umum atau merumuskan bahasa manusia yang bersifat alamiah dengan memberikan gambaran secara umum tentang bahasa sehingga menghasilkan teori bahasa yang umun 
2.Linguistik Terapan 
Linguistik terapan adalah ilmu yang berusaha menerapkan hasil penelitian dalam bidang linguistik untuk keperluan praktis. Linguistik terapan dapat dimanfaatkan untuk memecahkan persoalan-persoalan praktis yang banyak sangkut-pautnya dengan bahasa, misalnya dalam pengajaran bahasa indonesia, linguistik dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan bahasa, penyusunan kamus, penerjemahan buku dll. 
3.Linguistik Teoretis 
Berusaha mengadakan penyelidikan terhadap bahasa atau juga terhadap hubungan bahasa dengan factor-faktor yang berada di luar bahasa hannya untuk menemukan kaidah-kaidah yang berbau dalam objek kajiannya. 
4.Sejarah Linguistik 
Sejarah linguistik tidak dapat kita sebut sebagai satu subdisiplin linguistik karena dia berada dalam linguistik itu sendiri. Dengan sejarah linguistik dimaksudkan sebagai uraian kronologis tentang perkembangan linguistik dari masa ke masa, dari periode ke periode. Menurut F. De Saussure, sejarah lenguistuik dapat dibagi menjadi 3 tahap yaitu : Tahap grama, tahap filologi, tahap perbandingan.


C.     LINGUISTIK DILIHAT DARI SEGI PENERAPANNYA


1. Dialektologi

Sebenarnya kata dialektologi datang dari kata Yunani dialektos, bermakna ilmu tentang dialek. Pengertian dialek menurut Weijnen dkk (dalam Ayat Rohaedi 1983:1) jika disimpulkan adalam sistim kebahasaan yang dipergunakan oleh suatu masyarakat untuk membedakannya dari masyarakat lain yang bertetangga yang mempergunakan sistem yang berlainan walaupun erat hubungannya.
Contoh : Menurut Satjadibrata (1960) bahasa sunda mempunyai sembilan buah dialekyaitu dialek Bandung, Banten, Cianjur, Purwakarta, Cirebon, Kuningan, Sumedang, Garut, dan Ciamis.

2.Leksikologi

Kata leksikologi berpangkal dari kata lexicon = kosakata, dan logos = ilmu. Jadi, leksikologi ialah ilmu tentang kosakata. Dan hasil penerapan dari leksikologi adalah sebuah kamus, sedangkan hasil pekerjaannya disebut leksikografi dan penyusunnya disebut leksikografer.

3.Leksikostatistik

Leksikostatistik yang sering disebut glotokronologi (glottochronilogi) adalah ilmu yang mempelajari umur kata sejak muda adanya.


D.     LINGUISTIK DILIHAT DARI TEORI ATAU ALIRAN YANG MENDASARINYA

1.Aliran Struktur

Pengertian aliran struktur atau strukturalisme menurut Saussure lebih    menekankan pada aspek linguistik yang berupa bahasa, sistem tanda, simbol, maupun kode dalam bahasa itu sendiri.

2.Aliran Transformasi

Aliran ini muncul menentang aliran strukturalis yang menyatakan bahwa bahasa merupakan kebiasaan. Pelopor aliran ini adalah N. Chomsky dengan karyanya “Syntactic Structure”(1957) dan diikuti oleh tokoh-tokoh seperti Postal, Fodor, Hale, Palmatier, Lyons, Katz, Allen, van Buren, R. D. King, R.A. Jacobs, J. Green, dll.











Daftar Pustaka

Pateda, Mansoer. 2011. Linguistik (Sebuah Pengantar). Bandung : Angkasa
Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta : Rineka Cipta.
STAR LIGHT  ALIRAN-ALIRAN LINGUISTIK.htm
Indonesian syntactic  Linguistik dan Subdisiplinnya.htm          
teori-strukturalisme.html
Linguistik Terapan.htm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar