Sabtu, 16 Oktober 2021

Setoran Hafalan Pertemuan Kedua Dipending


Persiapan setoran hafalan hari kedua sungguh banyak godaan. Sudah niat mau fokus malah digangguin anak, malah kebayang setrikaan yang numpuk, cucian yang numpuk, dan ditambah rasa kantuk yang terus mengelus-ngelus mataku. 

Setoran hafalanku dapat jadwal 2 hari 1 kali oleh ustadzah. Sebenarnya ada waktu 2 hari untuk menghafal sebelum aku setorkan hafalan itu. Tapi bukannya benar-benar dimanfaatkan, yang ada malah berleha-leha karena menganggap masih banyak waktu untuk menghafal alias dinanti-nanti menghafalnya. Gx tahu kenapa perasaan selalu sibuk saja dengan urusan dunia. Hmmm bingung juga diriku ini gimana cara manage waktu yang benar. 

Sekarang baru hafal 2 surat yaitu At-Takwir dan Al-Infitar. Tapi belum begitu lancar masih terkadang ada yang melayang bersama angin. Mudah-mudahan nanti lancar saat setoran. Hari ini menghafalnya tidak bisa terlalu fokus karena hari ini aku ada jadwal berangkat ke Polres untuk memperpanjang SIM C aku yang akan berakhir hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2021 tepat di hari ulang tahunku yang ke 27 tahun. 

Setelah proses perpanjangan SIM selesai akupun pulang ke rumah dan mencoba murojaah hafalan yang akan aku setorkan bada Ashar. Sembari selonjoran aku mengistirahatkan otak yang sudah ngebul ini dengan mengelus-ngelus hp sambil ngintip-ngintip status WA orang lain. Ternyata ada status WA ustadzah muncul di barisan paling atas hingga akhirnya ku baca status beliau. Beliau menulis status sedang kurang sehat, dan akhirnya aku chat ustadzah untuk memastikan apakah bisa menerima setoran atau tidak. Sayangnya ustadzah tidak bisa menerima setoran karena sedang kurang enak badan. Aku doakan beliau semoga lekas sembuh. 

Ada rasa plong di dada karena tidak akan setoran, tapi sayang juga karena sudah menghafal tapi tidak setoran. Akupun berazam agar setoran berikutnya bisa lebih banyak surat yang aku hafalkan. Tapi pada kenyataannya gara-gara tidak setoran hari ini, eh hari berikutnya malah malas menghafal. Hmmm dasar si aku ini kembang-kempis terus semangatnya. Ya Allah mudahkan🤲 

Hati dan jiwa ini sepertinya masih sering tergoda bisikan setan yang selalu membuatku terlena dengan aktivitas dunia. Sungguh beruntung bagi teman-teman yang dipesantrenkan oleh orang tua. Semangat terus kawan sebelum menyesal seperti aku yang tidak mengambil sekolah berbasis pesantren. 


_Susanti Mopeneur_  

16/10/2021 

#susantimopener #semangathafizah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar